Pages - Menu

Senin, 27 Agustus 2018

What's is Gheophysic???

Pernah denger kata 'Geofisika'? Pasti seringlah, apalagi kalau ada bencana alam seperti gempa. Mau tau apa itu geofisika? Cekidot!


Berikut ini merupakan tulisan ketiga saya di blog ini setelah sekian tahun lamanya tidak meninjau kondisi blog saya ini. Sebelum itu, izinkan saya memperkenalkan diri terlebih dahulu.
Saya merupakan mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Padjadjaran. Sesuai dengan judul yang tertera di atas, tentu saja saya merupakan mahasiswa jurusan geofisika.

apa sihh geofisika itu?
apa bedanya dengan geologi?
penerapannya di kehidupan sehari-hari gimana?

Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas, simak penjelasan singkat berikut ini.
Kata geofisika itu sendiri tersusun dari dua kata, 1) "geo" dan 2) "fisika". Geo berarti bumi sedangkan fisika, hmmm... ya itulah fisika. Secara sederhana dapat diartikan sebagai ilmu yang mempelajari bumi melalui kaidah atau prinsip-prinsip fisika. Informasi yang digunakan adalah besaran-besaran fisis (seperti: kemagnetan batuan, gaya berat, resistivitas, dan yang lainnya). Namun di sini saya tidak akan membahas mengenai satu per satu definisi dari besaran-besaran tersebut.

Sedangkan menurut Santoso (2002) Geofisika berasal dari kata geo, yang artinya bumi, dan fisika. Dari akar keilmuannya sendiri, geo berasal dari kata geologi. Jadi, geofisika ialah ilmu yang menerapkan prinsip-prinsip fisika untuk mengetahui dan memecahkan masalah yang berhubungan dengan bumi, atau dapat pula diartikan mempelajari bumi dengan menggunakan prinsip-prinsip fisika.

Berikut akar keilmuan yang dimaksud.






Akar Keilmuan Geofisika (Santoso, 2002)

Geofisika itu merupakan sebuah ilmu terapan. Diterapkan terhadap apa? Tentu anda sudah punya jawabanya, jelas objeknya ialah bumi. Pada perkembangannya geofisika tidak hanya digunakan untuk mempelajari planet bumi melainkan digunakan pula untuk mempelajari struktur bulan salah satunya.
Agar lebih mudah dipahami kita analogi seperti ini.

ilustrasi USG (sumber: tempo.co)

Yupp USG..
Kalian pasti mengetahui USG yang digunakan untuk memeriksa kondisi janin ibu hamil,
USG (Ultrasonografi) memanfaatkan gelombang dengan frekuensi tinggi untuk mengetahui kondisi kandungan ibu hamil. Objeknya ialah perut ibu hamil, tujuannya mengetahui isi kandungan.
Sama halnya dengan ilmu geofisika, hanya berbeda objek dan tujuannya saja, pada ilmu geofisika yang menjadi objek ialah bumi dengan tujuan yang bermacam-macam, bisa untuk mengetahui struktur penyusun lapisan bumi, mineral, migas, ataupun air tanah.
ilustrasi survei seismik (sumber: rambuenergy.com)

Lalu, apa perbedaannya dengan geologi???
Membedakan geofisika dan geologi tidak semudah membedakan minyak dan air karena pada dasarnya ketika anda kuliah di geofisika, anda harus mempelajari prinsip-prinsip dasar geologi. Begitu pula geologi (berdasarkan penuturan beberapa teman saya), di geologi pun anda akan mempelajari geofisika. Perbedaannya hanya terletak pada pendalamannya saja, yang khas dari geofisika adalah penggunaan besaran-besaran fisis sebagai sebagai data untuk mempelajari bumi, sedangkan geologi mengandalkan pengamatan dan pengukuran secara langsung terhadap singkapan batuan.

Adapun untuk aplikasinya salah satu metode geofisika yaitu geolistrik dapat digunakan untuk pendugaan air tanah, dan eksplorasi mineral. Sedangkan seismik biasa digunakan untuk eksplorasi migas. Mungkin untuk aplikasi dalam kehidupan sehari-hari hanya itu yang bisa saya sampaikan, namanya juga masih tingkat awal. Kurang bijak rasanya saya memaparkan aplikasi geofiisika sedangkan saya sendiri belum mendalaminya.

Sekian,
Salam geoscientist


Pustaka
Santoso, Djoko. 2002. Pengantar Teknik Geofisika. Bandung: Penerbit ITB

Tidak ada komentar:

Posting Komentar